Tuhan murka dengan generasi Israel yang lama, itu sebabnya generasi yang lama tidak ada yang masuk ke tanah perjanjian kecuali Yosua dan Kaleb. Tuhan dapati mereka tidak siap untuk masuk tanah perjanjian, itu sebabnya Tuhan murka dengan mereka. Generasi kekristenan yang sekarang sama dengan generasi di padang gurun. Ciri-ciri yang paling jelas dari generasi itu adalah bersungut-sunggut, mengeluh, mencurigai, dan melawan Tuhan. Itulah generasi di padang gurun. Generasi yang sekarangpun demikian, banyak yang suka mengeluh dan bersungut-sungut. Jika kita sama dengan generasi itu, maka murka Tuhan akan turun atas kita.
Tuhan sedang mempersiapkan dan membangkitkan generasi baru yang sama sekali berbeda dengan generasi lama. Generasi ini akan bisa memperkenan hati Tuhan dan akan dibawa masuk dalam tempat perhentiannya. Ciri-cirinya sangat bertolak belakang dengan generasi lama.
Ciri atau karakteristik dari Generasi Baru yang Tuhan sedang bangkitkan:
1. Mereka memiliki hati yang lembut, mudah dibentuk, mudah diajar, dan mau berubah.
Salah satu yang membuat Tuhan kesal adalah bangsa Israel memiliki hati yang keras dan tidak mau berubah. Itu sebabnya Tuhan menjuluki mereka umat yang tegar tengkuk. Mereka bisa mendengar suara Tuhan tapi tidak mau taat. Dalam generasi yang baru, setiap benih firman pasti akan menghasilkan buah. Kita harus pastikan setiap benih firman menghasilkan seratus kali lipat. Generasi baru harus bisa menjamin setiap firman akan mereka pelihara dan membuat firman itu menghasilkan buah sehingga menghasilkan dampak bagi orang-orang di sekeliling kita. Ketika firman itu telah menjadi jalan, maka kita akan menjadi jalan bagi orang lain. Perubahan menjadi target dalam hidup generasi yang baru. Jika kita tidak berubah artinya hati kita keras. Setiap kita mendengar firman, firman seharusnya mengubah hidup kita. Tujuan kita adalah perubahan.
2. Mereka memiliki hati yang taat dan percaya kepada apa pun yang Tuhan katakan.
Masalah terbesar mengapa orang tidak taat adalah karena mereka tidak percaya. Orang Israel di padang gurun tidak percaya kepada Allah, karena itu mereka tidak taat. Kalau kita percaya kepada Tuhan, maka kita akan mudah menaatinya. Ketika Abraham diperintahkan untuk mengorbankan Ishak, Abraham bisa menaatinya karena Abraham percaya kepada Tuhan. 10 pengintai takut kepada penduduk Kanaan karena mereka tidak mau percaya dengan apa yang Tuhan katakan, sehingga mereka tidak taat kepada Tuhan untuk merebut tanah Kanaan. Ketika kita mempercayakan hidup kita kepada Tuhan dan percaya pada apa pun yang Tuhan katakan, maka kita akan taat. Orang yang percaya kepada Tuhan tidak akan memandang fakta sebagaimana adanya lagi karena ada firman yang hidup di dalam diri mereka. Daud memberikan reaksi yang berbeda dengan tentara Israel karena Daud percaya dengan apa yang Tuhan katakan. Karena itu latih kepercayaan kita. Apa pun yang dikatakan Tuhan, percayalah. Percaya bahwa firman punya kedaulatan atas hidup kita. Jangan pernah meragukan dan mencurigai apa yang Tuhan katakan, terima sepenuhnya dan percayai apa yang Tuhan katakan. Orang yang taat selalu diberkati dan diperkenan Tuhan dan dibawa masuk ke tempat perhentian Tuhan.
Firman harus menjadi ketetapan dan hukum dalam hidup kita. Jadikan firman sebagai prinsip mutlak. Ketika firman telah menjadi ketetapan dalam hidup kita, maka kita tidak akan mudah tergoncang. Orang itu akan mengalami pertumbuhan rohani yang cepat. Ada akselerasi rohani. Dan semakin cepat kita bertumbuh, semakin kita cepat kita akan menjadi jalan bagi orang lain.
3. Mereka lebih suka mengenal jalan-jalan Tuhan daripada perbuatan-perbuatan Tuhan.
Salah satu keluhan Tuhan terhadap bangsa Israel adalah, mereka melihat perbuatan Tuhan, tapi mereka tidak mengenal jalan-jalan-Nya. Mazmur 103:7 – Tuhan memperkenalkan jalan-jalan-Nya kepada Musa, tapi hanya menunjukkan perbuatan-Nya kepada bangsa Israel. Mengapa? Karena Musa mau mengenal jalan-jalan-Nya. Doa orang yang suka mengenal jalan Tuhan dan perbuatan Tuhan itu berbeda. Keluaran 33:12-13 – Ketika Musa berdoa, ia tidak meminta berkat Tuhan, tapi Ia ingin mengenal jalan Tuhan. Orang yang mengenal jalan Tuhan akan dapat dipakai Tuhan untuk memperkenalkan perbuatan Tuhan. Orang yang mengenal jalan Tuhan punya kunci untuk memperkenalkan perbuatan Tuhan kepada orang lain. Ini saatnya kemajuan kita di dalam Tuhan tidak lagi dipengaruhi oleh apa pun juga.
4. Mereka lebih mengutamakan kepentingan sorga daripada kepentingannya pribadi.
Orang generasi lama selalu meminta Tuhan menolong mereka. Mereka tidak pernah mau tahu isi hati Tuhan. Generasi yang baru, ketika mereka berdoa, mereka tidak berdoa untuk kebutuhan mereka, mereka berdoa untuk bersekutu dengan Tuhan. Mereka berdoa untuk menyatukan hati, jiwa, dan pikiran mereka dengan Tuhan. Mereka lebih mengutamakan kepentingan Dia.
0 comments:
Post a Comment