Dalam setiap level kerohanian kita, ada satu titik di mana kita harus mempertanggungjawabkan semua pewahyuan firman yang telah diberikan Tuhan, apakah sudah hidup dalam diri kita.
1. Alam maut tidak akan dapat menguasai kita.
Pintu gerbang neraka adalah pintu untuk memanifestasikan keadaan neraka di muka bumi ini. Jika di suatu daerah ada pintu gerbang neraka maka itu akan mudah termanifestasi dalam hidup kita.
Manifestasi pintu gerbang neraka itu adalah semua kesedihan, kekurangan, sakit penyakit. Jika kita tidak membangun hidup kita di atas pewahyuan firman, maka hidup kita akan dikuasai oleh gerbang neraka. Banyak orang yang membangun hidupnya atas dasar apa kata orang. Kita tidak bisa membangun hidup kita di atas kata orang dan atas pengalaman kita sendiri. Satu-satunya hal yang bisa menjadi dasar yang teguh adalah pewahyuan firman.
Sifat dari pewahyuan (Yesaya 55:8-13):
Pewahyuan Firman itu seperti hujan dan salju yang terus mengalir dan mencari tanah yang subur. Ketika ia mendapati tanah yang subur dan belum keras dan akan menyerap dan menyatu dengan tanah. Dia akan melewati tanah hati yang keras. Kehidupan rohani yang bertumbuh artinya memiliki kehidupan yang semakin kuat, tidak mudah teritimidasi lagi, tidak kuatir lagi, tidak takut lagi. Dan akhirnya menghasilkan buah: yaitu Kristus.
2. Kita akan memiliki kunci kerajaan sorga.
Apa yang terikat di bumi akan kita ikat di sorga, dan apa yang terlepas di bumi akan kita lepaskan di sorga. Apa maksudnya mengikat dan melepas? Artinya kita mendeklarasikan sesuatu sah atau tidak. Sah atau tidaknya sesuatu dalam hidup kita tergantung dari sah atau tidaknya menurut sorga. Misalnya: hidup dalam kekurangan itu tidak sah karena Tuhan telah melepaskan kita dari kutuk kemiskinan. Jadi menurut Tuhan kekurangan itu tidak sah, maka kita harus melepaskannya. Kita gunakan mulut kita untuk mendeklarasikan apa yang sudah dilepaskan kepada kita oleh sorga. Dengan melakukan ini, kita akan menghalau gerbang neraka dan membawa gerbang sorga ke dalam hidup kita. Hati-hatilah dengan mulut kita, karena kunci kerajaan sorga ada di mulut kita. Semua kemustahilan dalam hidup kita hanya dapat dibuka oleh kunci kerajaan sorga.



























0 comments:
Post a Comment